Mengenang Almarhum Husnun N. Djuraid (1)

Menjamu Tamu dari Malang, Minta Maaf kepada Dua Jenderal

COWASJP.COM –  Innalillahi wainailaihi roji'un... Saya spontan mengucapkan itu saat Minggu pagi, 4 Agustus 2019, persis seminggu lalu menerima kabar dari banyak orang termasuk dari salah seorang menantunya Rudi Nurdiansyah atas meninggalnya teman baik saya, Husnun Nadhor Djuraid, wartawan senior yang menjabat sebagai Komisaris Harian Malang Post dan Wakil Ketua KONI Kota Malang.

Bapak 4 anak itu meninggal saat mengikuti event Samsung Surabaya Marathon 2019 10 K di Surabaya. Saya yang waktu itu sedang di rumah dinas Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa di Semarang ingin segera melayat ke rumah duka di Malang. 

Namun niat tersebut tidak terlaksana sebab hari itu sampai sore saya ada acara sharing Komunikasi dan Motivasi di Pegadaian Wilayah  XI Semarang yang dipimpin Kakanwilnya Mulyono. 

Untuk mengenang almarhum yang selama ini dikenal sebagai orang yang soleh, santun, dan senang mengajak berbuat kebaikan, di bawah ini saya bagikan tulisan berseri yang terkait dengan almarhum. Baik yang sudah pernah di-share ke ribuan anggota Komunitas Komunikasi Jari Tangan maupun yang belum:

**

Seharusnya Jumat malam 23 Maret 2018, saya di Bandung atau Jakarta. Acaranya sama yaitu menghadiri acara Pisah Sambut Panglima Daerah Militer (Pangdam).

Di Bandung Pisah Sambut Pangdam III/Siliwangi dari Mayjen TNI Doni Monardo ke Mayjen TNI Besar Harto Karyawan. Sedangkan di Jakarta adalah Pangdam Jaya dari Mayjen TNI Jaswandi ke Mayjen TNI Joni Supriyanto.

Doni dan Jaswandi sama-sama angkatan 85. Sedangkan Besar dan Joni angkatan 86. 

Doni promosi bintang 3 jadi Sekjen Dewan Ketahanan Nasional. Sementara Jaswandi per 1 April 2018 pensiun.

Keduanya - Doni dan Jaswandi - adalah teman akrab saya. Mereka sengaja mengundang saya untuk menghadiri acara Pisah Sambutnya. "Pak Aqua tolong datang ya di acara Pisah Sambut saya pada Kamis malam," ujar mereka senada.

caknun-almarhum4.jpgAlmarhum Husnun N Djuraid

Doni menyampaikan itu pada Rabu pagi, 21 Maret 2018 saat saya kontak beliau menginfokan mau ke Bandung dan minta ijin nginap di rumah dinasnya. Sedangkan Jaswadi kontak saya pada Kamis siang, 22 Maret 2018 seusai Sertijab di Jakarta yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono.

"Mas Aqua, saya sudah resmi menyerahkan jabatan Pangdam Jaya. Bersiap-siap jadi orang bebas merdeka seperti Mas Aqua," ujar Jaswadi lewat telepon.

Setelah mengucapkan selamat karena sekitar 33 tahun mengabdi di TNI - sejak 1985 - dengan berbagai jabatan strategis termasuk 2 kali jadi Pangdam, yakni Pangdam IV/Diponegoro dan Pangdam Jaya, saya tegaskan bahwa kami tetap berteman akrab. Selama ini persahabatannya adalah pribadi, sama sekali tidak ada hubungan dengan jabatan dan pekerjaan masing-masing.

Berusaha Melayani secara Optimal

Kepada Doni dan Jaswadi saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya sebab tidak bisa memenuhi undangan mereka. Itu karena sejak sekitar 2 bulan lalu saya sudah diagendakan menjamu tamu dari Malang yang merupakan teman-teman sekantor ketika masih bekerja sebagai wartawan harian Jawa Pos Biro Malang.

Teman-teman itu adalah Husnun N Djuraid, Widodo Irianto, Agus Purbianto, dan Ahmad Sukmana. Masing-masing bersama istri dan ada yang membawa anaknya.

Subuh tadi sekitar pukul 03.00 saya menjemput mereka di Stasiun Tugu Yogyakarta. Mereka tadi malam naik kereta Malioboro Ekspres dari Malang.

Selama di Yogyakarta sampai Minggu malam besok, mereka menjadi tamu kami sekeluarga. 

Suatu kehormatan buat kami didatangi teman-teman yang pernah berjasa ke saya selama bekerja di harian Jawa Pos.

Mulai pagi tadi saya dan istri Retno Setiasih menemani mereka jalan-jalan di Yogyakarta dan sekitarnya. Untuk obyek-obyek wisata yang akan dikunjungi kami serahkan sepenuhnya ke mereka memilihnya. Tugas kami berusaha melayani secara optimal agar mereka senang dan memiliki kesan positif yang mendalam.

caknun-almarhum5.jpgAlmarhum Husnun N Djuraid (kaos hitam paling kanan) saat menghadiri reuni di Jogjakarta atas undangan Aqua Dwipayana.  

Diawali dengan wisata Lava Tour yang sangat menantang di kawasan Gunung Merapi. Kami semua naik 4 mobil jeep.

Selama jalan-jalan mereka ditemani 2 mantan wartawan Jawa Pos yang tinggal di Yogyakarta yakni Erwan Widyarto dan Adib Lazuar Irkhami. Sedangkan  Ahmad Ikhwanudin yang juga pernah jadi wartawan Jawa Pos tadi pagi ikut menemani sarapan di rumah Yogyakarta.

Semoga silaturahim dengan teman-teman dan keluarganya makin erat dan terus terjaga dengan baik. Amin ya robbal aalamin.

>>>Dari the Lost World Castle kawasan wisata Gunung Merapi Yogyakarta saya ucapkan selamat berusaha membahagiakan semua tamu dengan melayani secara tulus ikhlas. Salam hormat buat keluarga ya. 11.00 24-03-2018<<<

Catatan : dengan kerendahan hati dan penuh ketulusan saya sekeluarga dari Bogor mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Zulhijah 1440 H kepada saudara-saudara kami yang beragama Islam. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga semua amal ibadah kita diterima ALLAH SWT. Aamiin ya robbal aalamiin... 07.00 11-08-2019.

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda