Gus Syafiq Terpilih Jadi Ketua PW GP Ansor Jatim

Gus Syafiq Syauqi, Ketua PW GP Ansor Jatim 2019-2023. (FOTO: Imam Kusnin Ahmad)

COWASJP.COM – Alhamdulillah. Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur memiliki nakoda baru. Yaitu Moh. Syafiq Syauqi Lc yang terpilih sebagai Ketua PW GP Ansor Jatim masa bakti 2019-2023.

Beliau terpilih dalam Konferwil XIV PW GP Ansor Jatim, di Ponpes Sabilurrosyad, Gasek, Kota Malang, Minggu (28/7/2019) malam. 

Cucu pendiri NU KH Wahab Chasbullah itu mengungguli pesaing beratnya: Abid Umar Faruq. Dan Ghufron Siraj yang malam itu "berposisi sebagai penggembira."

Persaingan ketat dimulai sejak  pendaftaran calon ketua. Gus Syafiq Syauqi selaku ketua PC GP Ansor Tuban didukung 23 PC dan 263 PAC. Sementara Gus Abid Umar didukung 28 PC dan 201 PAC. Sedangkan Ghufron Siraj didukung 7 PC dan 36 PAC.

Dalam proses penghitungan suara juga terlihat kembali persaingan sengit antara Gus Abid Umar dengan Gus Syafiq Syauqi. Perolehan suara kelompok akreditasi B (per surat suara bernilai 1 suara), Gus Syafiq mendapat 195 suara, sedangkan Gus Abid Umar mendapat 65 suara. Ra Ghufron Siraj hanya mendapat 4 suara.
Di akreditasi A (per surat suara bernilai 2 suara), Gus Abid 212 suara, Gus Syafiq 210 suara. Sedangkan Ra Ghufron 4 suara.

Sementara 2 suara dinyatakan tidak sah karena tidak ada nama sama sekali. “Total suara akreditasi B sebanyak 266 suara,” ujar Alfa Isnaini selaku pimpinan sidang pleno pemilihan ketua PW GP Ansor Jatim.

kusnin1.jpg

Dalam penghitungan suara akreditasi B, Gus Syafiq Syauqi unggul 130 suara atas Gus Abid Umar.

Memasuki penghitungan suara akreditasi A yang mendapat nilai 2 suara, suasana semakin tegang. Pendukung menantu Bupati Tuban itu  semakin yakin menang saat nama Syafiq Syauqi disebut oleh petugas penghitungan suara, disambut teriakan: lanjutkan!

Sebaliknya saat nama Gus Abid Umar disebut, mayoritas peserta yang notabene pendukung Gus Syafiq menjawab: stop!

Ketegangan itu berakhir saat penghitungan suara akreditasi A berakhir. Hasilnya, Ra Ghufron mendapat 4 suara, Gus Abid Umar mendapat 212 suara dan Gus Syafiq Syauqi mendapat 210 suara.

Dengan demikian, “Total perolehan suara yang didapat ketiga calon adalah Ra Ghufron Siraj mendapat 8 suara, Gus Abid Umar mendapat 277 suara dan Gus Syafiq Syauqi mendapat 405 suara. Maka, yang terpilih menjadi ketua PW GP Ansor Jatim masa bhakti 2019-2023 adalah Gus Syafiq Syauqi,” tegas Dansatkornas Banser ini.

kusnin2.jpg

Proses pemilihan dilanjutkan dengan pembentukan formatur yang diwakili dari wilayah Timur, Tengah, Selatan, Utara 1 dan Utara 2. “Tugas formatur adalah melengkapi susunan kepengurusan PW GP Ansor Jatim,” pungkas Alfa Isnaini.            Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan ucapan selamat atas terpilihnya Gus Syafiq Sauqi sebagai Ketua PW Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur.
Khofifah yang hadir sekaligus menutup konferwil. Gubernur berharap agar ke depan GP Ansor bisa mengawal dan bersinergi dalam menguatkan pendidikan vokasi serta menghalau adanya virus radikalisme di Jawa Timur.
Tepat sekali jika GP Ansor melakukan gerakan menangkal radikalisme dan yang terkait unskilled labour yang juga banyak dari keluarga Ansor.

Di luar itu, yang juga ingin disinergikan dengan GP Ansor ke depan adalah pengembangan Jawa Timur sebagai gravitasi keuangan Islam (Islamic Finance) dunia.

Hal itu bukan tanpa alasan. Pasalnya Khofifah memiliki rencana membangun Indonesia Islamic Science Park di kaki Suramadu, di Kabupaten Bangkalan. Rencana ini sudah mendapat restu dari Presiden Joko Widodo. Realiasasinya tinggal menunggu keluarnya Keppres.

"Saya menyampaikan Indonesia Islamic Science Park di sini karena dari berbagai banom, lajna di NU yang secara spesifik memiliki satu nafas progresifitas ya GP Ansor," katanya.
Wanita yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU ini menyebut GP Ansor memiliki kekuatan luar biasa dalam menggerakkan pemuda-pemuda khususnya di Jawa Timur. Di dalam GP Ansor banyak terdapat tokoh yang bukan tidak mungkin memiliki kemampuan dalam pengembanngan keuangan Islam di Jawa Timur.

"Maka saya ingin mengajak Ansor menjadi bagian dalam menjadikan Jawa Timur sebagai gravitasi Islamic Finance dunia lewat Indonesia Islamic Science Park. Karena sebetulnya Islamic Finance ini ada di dalam IISC," tegasnya.

Sementara itu Gus Syafiq dalam sambutannya mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan Pemprov Jawa Timur dalam menyukseskan program yang digalakkan Gubernur Khofifah lima tahun mendatang.

Dikatakannya Ansor adalah banom yang mereproduksi kader di NU. Ansor juga menjadi tempat kaderisasi ulama NU. Selain itu dalam GP Ansor juga ada amal jariyah para pendirinya. Sehingga ia berkomitmen untuk tidak akan memutus amalan jariyah tersebut.

"Maka kita harapkan ada sinergi dalam hal sosial dan juga pendidikan dengan Pemprov, karena di Ansor ini adalah usia-usia produktif. Dan, Jatim belakangan ini menjadi perhatian dunia industri. Maka kami harap GP Ansor dilibatkan, dijawil oleh Ibu Gubernur," katanya.

GP Ansor memiliki lembaga pendidikan vokasi dan juga memiliki sumbangsih selama ini di bidang kebencanaan. Dengan penguatan sinergi menurutnya akan menjadi kolaborasi kuat dalam mengembangkan Jawa Timur.

"Kami mohon dukungannya karena ke depan GP Ansor akan banyak kegiatan. Tak hanya di tingkat kecamatan, tapi juga di setiap ranting. Ini dalam rangka Ansor menangkal radikalisme. Kami tidak akan mengizinkan sedikitpun radikalisme tumbuh di Jatim," pungkasnya. (*)

Pewarta : Imam Kusnin Ahmad
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda