Laporan Akhir Zaman

Foto-Foto: Istimewa

COWASJP.COM – Sehari setelah Prabowo berangkulan dengan Jokowi, saya beruntung bisa mengikuti satu forum yang mempertemukan trio ibu, anak, dan menantu Mien Uno, Sandiaga Shalahuddin Uno, dan Nur Asia Uno. 

Ahad (14/7) ketiganya hadir dalam acara kajian "Akhir Zaman" di Masjid At-Taqwa, masjid yang didirikan oleh mertua Sandi, H. Abdul Aziz di daerah elite Kebayoran Baru. Materi kajian disampaikan oleh Ustad Rahmat Baiquni (URB) yang belakangan ngetop karena viral setelah mengritik arsitektur masjid yang didesain gubernur Jabar Ridwan Kamil. Arsitektur dan desain interior masjid itu oleh URB dianggap sarat dengan simbol-simbol anti-Islam.

Mien Uno sudah berusia 80 tahun tapi masih terlihat cukup sehat dan aktif. Suaranya sudah agak gemetar tapi masih cukup bertenaga. Ia termasuk sedikit di antara wanita Indonesia di era Soeharto yang bisa dikategorikan sebagai legend. Kiprahnya di dunia pendidikan, bisnis, dan sosial menjadikan Uno bagian dari elite sosial kasta tertinggi Indonesia.

Selama pencapresan Sandi, Mien menjadi ikut sibuk. Ia menemui berbagai kelompok relawan, terutama emak-emak. Ia setiap hari menghadiri beberapa acara sosial untuk mempromosikan anaknya. Mien tidak luput dari serangan lawan-lawan politik anaknya, tapi pengalaman hidupnya yang matang membuatnya kokoh.

"Saya masih merasa sangat sedih sekarang ini," kata Mien bergetar hampir menangis. "Tapi saya tidak akan menangisi hal ini sampai berlarut-larut, saya harus bangkit dan segera bergerak lagi," katanya. "Masih sangat banyak rakyat yang miskin yang butuh perhatian kita, kita tak boleh berhenti."

BACA JUGA: Jangan Jadikan Prabowo sebagai Berhala​

Nur Asia Uno alias Mpok Nur memberi sambutan setelah Mien. Ia tetap sibuk seperti saat kampanye. Kali ini hari-harinya penuh diisi dengan memenuhi undangan sosial mulai dari kondangan manten sampai takziyah orang meninggal. "Saya terpukul, tapi saya move on," katanya. Setiap saat ia merasa down ia merasa malu melihat emak-emak relawan yang semangatnya terus membara tak pernah surut. "Saya mendapat tambahan energi dari semangat emak-emak," kata Mpok Nur.

Sandi Uno terlihat lelah tapi energinya tak pernah habis. Rambutnya mulai ditumbuhi uban tapi badannya masih tetap fit. "Siapa yang kemarin nangis sampai ngguling-ngguling?" Beberapa emak mengacungkan tangan. "Masih nangis sampai sekarang? Masih ada air matanya?" Emak-emak mengusap air mata.

Kata Sandi, kalau perjuangan kita ditujukan untuk membela orang perorangan maka akan kecewa kalau menemui masalah. Tapi, kalau kita berjuang untuk membela kepentingan rakyat demi mendapat ridha Allah kita tidak akan pernah kecewa kareka tidak ada yang sia-sia.

Bagaimana, apa harga-harga sudah turun? Listrik naik apa turun? Cari kerja susah atau susah banget? Sandi bertanya dengan gaya khasnya saat kampanye pilpres.

Sandi menyerukan pendukungnya untuk terus melanjutkan perjuangan memberantas kemelaratan dan ketidakadilan. Ia bersumpah akan terus berjuang melalui program Oke Oce yang sudah diterapkan menjadi program nasional. "Kalau mau terus berjuang, jangan belanja di supermarket, belanjalah di Oke Oce Mart, di 212 Mart, jangan beli air kemasan lain, belilah air kemasan Oke Oce."

Walhasil acara kajian seperti acara kampanye. Apalagi URB memberikan banyak harapan bahwa kebangkitan Islam dunia akan segera terjadi dalam waktu yang tidak lama lagi dan kebangkitan itu akan dimulai dari Indonesia. "Mari kita doakan Bang Sandi akan menjadi pemimpin yang membawa kebangkitan Islam Indonesia dan dunia..Amin."

URB memberikan bukti-bukti Alquran dan hadis bahwa sekarang ini sudah memasuki masa akhir zaman. Tanda-tandanya sudah sangat banyak, dunia sudah semakin dekat dengan kiamat.

Sebelum akhir zaman datang, kata URB, Islam akan bangkit dan menjadi agama pemenang di dunia. Setiap seratus tahun Allah mengirim pemimpin untuk menjadi panglima kebangkitan Islam. "Kalau kita hitung kejayaan Islam berakhir dengan tamatnya kekhalifahan Turki  Usmani pada 1924, maka sesuai janji Allah akan muncul pemimpin baru yang membawa kebangkitan Islam dunia seratus tahun kemudian yaitu tahun 2024," kata URB.

Berarti lima tahun lagi Islam akan bangkit dari Indonesia untuk dunia. Dari Indonesia? Tanpa ragu URB menjawab iya. Dalam sebuah hadis Rasulullah menyebutkan bahwa Allah membentangkan dunia dari timur sampai ke barat di hadapan Rasulullah, "Dan Allah memberiku dua pusaka merah dan putih," demikian Rasulullah bersabda dalam hadis riwayat Muslim.

Apa artinya? Apakah dua pusaka ahmar (merah) dan abyadh (putih) itu? URB mencoba menelusuri simbolisasi dua warna yang sekarang menjadi bendera Sang Saka itu. Menurut sejarawan  Mansur Suryanegara, merah putih adalah bendera perang Rasulullah, dan ulama-ulama Indonesia sengaja mengusulkan warna itu kepada Bung Karno untuk menjadi bendera pusaka Indonesia.

URB bertanya kepada ulama-ulama besar di Timur Tengah mengenai sinyalemen merah putih Rasulullah, dan jawaban mereka rata-rata seragam bahwa kebangkitan Islam abad ini akan muncul dari Indonesia. "Bangsa Arab dan Turki sudah pernah memimpin dunia Islam, sekarang giliran Indonesia yang akan menjadi pemimpin kebangkitan Islam," kata URB mengutip para ulama.

Kebangkitan Islam akan ditandai dengan pembebasan Palestina dari penguasaan Yahudi Israel, dan hanya Indonesia yang bisa diharapkan oleh bangsa Palestina untuk memerdekakan mereka. Setiap tahun pada 17 Agustus bangsa Palestina mengadakan upacara memperingati kemerdekaan Indonesia dan mereka mengibarkan Sang Saka Merah Putih dan menyanyikan Indonesia raya, "Wahai Indonesia bebaskan kami," anak-anak muda Palestina selalu meneriakkan yel-yel itu.

Masa Akhir Zaman akan ditandai oleh kemunculan Imam Mahdi yang akan mengalahkan Dajjal yang menjadi penguasa sementara dengan mengaku sebagai Allah. Pada masa Akhir Zaman dunia akan dilanda prahara dan kekeringan yang dahsyat selama tiga tahun. Kemudian Dajjal datang untuk mengatasi kesulitan itu. Banyak orang yang kurang beriman tertipu oleh Dajjal dan menyembahnya sebagai tuhan.

Kata URB tanda-tanda Akhir Zaman sekarang sudah makin banyak, kekeringan dan kelaparan ada dimana-mana dan Dajjal-Dajjal palsu dan kecil sudah banyak bermunculan. Salah satu Dajjal kecil itu adalah Sai Baba di India yang disebut sebagai manusia sakti mirip tuhan karena bisa menyembuhkan berbagai penyakit dan memancarkan air dari sungai yang sudah mati kering bertahun-tahun. "Di Indonesia murid Sai Baba adalah Anand Khrisna," kata URB.

Dajjal akan kalah dan mati setelah kehadiran Imam Mahdi yang membebaskan dunia. URB mengajak umat untuk mempersiapkan diri menghadapi Akhir Zaman. Ia mengajak umat untuk mempersenjatai diri dengan panah, keterampilan berkuda, dan berenang.

Pada Akhir Zaman Islam akan bangkit, dan URB yakin kebangkitan Islam akan muncul dari Indonesia dan waktunya sudah sangat dekat, lima tahun lagi. Sekarang ini banyak bermunculan ustad-ustad spesialis akhir zaman seperti URB. Mereka berbicara keliling Indonesia menyerukan untuk bersiap menghadapi akhir zaman. Banyak di antaranya yang bahkan sudah menyiapkan kompleks perumahan akhir zaman yang benar-benar back to nature tanpa teknologi maupun listrik.

Satu kesamaan dari pesan mereka adalah Imam Mahdi akan muncul menghancurkan Dajjal. Tidak perlu diperdebatkan lagi apakah Imam Mahdi tokoh eskatologis atau historis sebagaimana disitir oleh Fazlur Rahman.

Yang lebih penting lagi, Islam akan bangkit sebelum akhir zaman, dan kebangkitan itu dekat, dan kebangkitan itu muncul dari Indonesia. 
Wallahu a'lam. ()

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda