Usai Pecahkan Rekor MURI, 5.657 Piring Bakmi Diserbu Warga

Warga menyerbu ribuan piring bakmi godhog yang telah mencatat rekor MURI.

COWASJP.COM – Sebanyak 5.657 piring bakmi yang disajikan serentak berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Ribuan piring bakmi godhog tersebut disajikan 47 pedagang dari Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul.

Jumlah ini melampaui rekor bakmi yang sebelumnya dipegang Balikpapan, Kalimantan Timur dengan 5.000 porsi bakmi. Sertifikat penghargaan MURI diserahkan langsung Deputi Manajer MURI Aryani Siregar. 

Sedangkan ribuan piring Bakmi yang tersaji itu langsung diserbu warga yang tumpah ruah di jalan protokol depan rumah dinas Bupati Gunungkidul. Festival Bakmi dalam rangka Hari Jadi ke-188 Kabupaten Gunungkidul ini didukung penuh Bank BPD DIY.

erwan1.jpg

Pencatatan dilakukan setelah Aryani bersama Tim Muri melihat proses pembuatan bakmi yang melibatkan 47 pedagang bakmi dari Desa Piyaman, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul tersebut. Para pedagang mulai memasak pukul 16.00 WIB.  Pada pukul 18.00 WIB, semua sudah tersaji. Siap untuk dihitung.

Tim MURI lantas menghitung bakmi lengkap dengan ayam kampung suir, telur dan kuah. Bakmi-bakmi ini disajikan di meja panjang yang berada di kanan kiri jalan. 

”Jumlahnya di atas target dari 5.500 menjadi 5.657. Penyajian juga bagus dan ini memecahkan rekor MURI," tegas Ariyani.

Bupati Gunungkidul Badingah tentu bangga dengan pemecahan rekor MURI ini. Menurutnya, bakmi merupakan kuliner khas andalan Gunungkidul yang terkenal secara nasional. 

erwan2.jpgPara pedagang bakmi yang berhasil mencatat Rekor MURI.

"Ini prestasi luar biasa bagi semua penjual bakmi Gunungkidul. Ke depan festival bakmi menjadi agenda rutin pariwisata. Terutama wisata kuliner untuk mendukung pengembangan wisata Gunungkidul untuk go internasional," katanya.

Direktur Utama Bank BPD DIY, Santosa Rohmad mengatakan bakmi sebagai salah satu kuliner andalan Gunungkidul layak diberikan apresiasi dan terus dikenalkan ke kancah nasional, bahkan Internasional. Kegiatan pemecahan rekor MURI ini dilakukan untuk mengangkat usaha kecil dan menengah. 

"Rasa khas bakmi Jawa Gunungkidul tidak diragukan lagi, kita bantu akses permodalan usaha mereka sekaligus mengenalkan untuk pasar yang lebih luas," tegasnya.

erwan3.jpgRibuan bakmi ludes diserbu warga setelah dicatat sebagai Rekor baru MURI.

Pemecahan rekor MURI ini, kata Santosa Rohmad hanya sasaran antara saja. Ke depan, bakmi Gunungkidul dan Gunungkidul yang memiliki tempat wisata yang indah ini bisa semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

”Sekarang baru dari bakmi. Belum yang lain. Misalnya, keindahan alam dan pantainya. Semua harus dijual. Kita berkomitmen membantu hal itu," tandasnya. (*)

Pewarta : Erwan Widyarto
Editor : Erwan Widyarto
Sumber :

Komentar Anda