The Power of Silaturahim

Setelah Oman dan Myanmar, Konjen RI di Davao City Undang Sharing di Filipina

COWASJP.COM – Berkah Ramadhan kali ini sangat saya rasakan. Rejeki yang saya peroleh terus mengalir. Nilainya melebihi materi berapa pun juga. Saya sangat mensyukuri hal tersebut.

Berkah itu di antaranya adalah undangan buat saya untuk sharing Komunikasi dan Motivasi di luar negeri yang terus bertambah. Setelah Oman dan Myanmar, saya diundang ke Davao City, Filipina. Pengundangnya adalah Konsul Jenderal (Konjen) RI di sana Dicky Fabrian. Beliau teman baik saya.

"Uda Aqua, saya insya ALLAH Selasa lusa, 28 Mei 2018 berangkat ke Davao City, Filipina. Saya akan undang Uda Aqua untuk sharing Komunikasi dan Motivasi di sana," ujar Konjen RI di Davao City, Filipina Dicky Fabrian Minggu siang, 26 Mei 2019 ke saya.

Sampai sekarang Bapak tiga putri yang sangat rendah hati itu masih menjabat sebagai Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB). Beliau bertugas di lembaga yang dipimpin Letjen TNI Doni Monardo itu sudah sekitar 3 tahun 1 bulan.

Sebelum meninggalkan BNPB, sekitar dua minggu lalu Dicky mendapat tugas ke Jenewa, Swiss, dan Belanda. Beliau mendampingi kunjungan kerja Doni Monardo ke dua negara tersebut.

Dicky Bertekad agar Sukses Tugas di Davao City

Pada Senin, 22 April 2019 lalu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Jakarta melantik Dicky sebagai Konjen RI di Davao City. Bersama beliau dilantik 2 Konjen lainnya dan 6 pejabat eselon 2.

aqua.jpgDicky Fabrian (no 10 dari kiri) setelah dilantik Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (no 8 dari kiri) menjadi Konjen RI di Davao City, Filipina. (Foto: kemlu.go.id)

Mereka adalah Sunarko sebagai Konjen RI di Johor Bahru, Malaysia dan Deny Wachyudi Kurnia sebagai Konjen RI di Shanghai, RRT.

Sedangkan para pejabat eselon 2 yang dilantik adalah Santo Darmosumarto sebagai Direktur Asia Timur dan Pasifik, Achmad Rizal Purnama sebagai Direktur Timur Tengah, Darianto Harsono sebagai Direktur Amerika II, Kuncoro Giri Waseso sebagai Sekretaris  Ditjen IDP, Winanto Adi sebagai Sekretaris Ditjen Protkons, dan Renata Bulan Harungguan Siagian sebagai Direktur UPT Sesdilu.

Sehari setelah dilantik, pada Selasa pagi, 23 April 2019, di ruang VIP Bandara Sentani Jayapura, Papua, sesaat sesudah turun dari pesawat Batik Air, kepada saya, Dicky menginfokan bahwa dirinya sudah dilantik oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Beliau kemudian menunjukkan foto-foto pelantikannya.

Waktu itu saya langsung menyampaikan ucapan selamat ke Dicky. Sambil mendoakan agar sukses selama tugas di Davao City.

"Saya akan ke Davao City setelah mendapat ijin dari Pak Doni Monardo. Sesudah mulai tugas di sana, insya ALLAH saya mengundang Uda Aqua untuk sharing Komunikasi dan Motivasi," katanya sambil tersenyum.

dicky.jpgKonjen RI di Davao City, Filipina Dicky Fabrian bersama Istri Fera Andriani. 

Sebelumnya suami dari Fera Andriani ini telah empat kali mendapat penugasan di luar negeri. Negara-negaranya adalah Amerika, Maroko, Yaman, dan India. Paling lama di Mumbai, India yakni sekitar lima tahun.

Dicky yang merupakan diplomat senior ini bertekad agar sukses selama bertugas di Davao City. Untuk itu beliau akan merangkul semua pihak yang dapat diajak kerjasama termasuk para warga negara Indonesia (WNI) yang ada di sana.

"Saya masih terus mengumpulkan informasi tentang Davao City. Info yang saya dapatkan jumlah WNI di sana sekitar 10 ribu orang. Lumayan banyak," ungkap laki-laki yang selalu tersenyum saat berkomunikasi ini.

Paling Cepat September 2019 ke Davao City

Info dari Wikipedia  Davao City (Tagalog : Lungsod ng Dabaw) merupakan kota terbesar dan Ibu kota utama di Pulau Mindanao. Kota ini merupakan pusat regional Region Davao (Region XI). Luas wilayahnya 2.444 km² dengan jumlah penduduk sebanyak 1.464.301 jiwa (2010) atau 325.400 rumah tangga dengan memiliki angka kepadatan penduduk sebanyak 599 jiwa/km². Didirikan pada tahun 1848. Davao City memiliki kota kembar di Indonesia yakni Kota Manado, Sulawesi Utara.

Saya sangat mengapresiasi undangan sharing Komunikasi dan Motivasi dari Dicky. Melihat jadwal saya yang lumayan padat sampai tiga bulan ke depan - di antaranya ke Oman, Myanmar, dan ke-34 provinsi di Indonesia bersama BNPB - maka paling cepat ke Davao City pada September 2019 ini.

Saat di Davao City saya siap secara optimal sharing Komunikasi dan Motivasi beberapa sesi. Sepenuhnya saya serahkan kepada Dicky dan stafnya untuk mengatur jadwal saya selama di sana.

"Saya mohon pamit ya Uda Aqua. Insya ALLAH kita ketemu di Davao City. Saya tunggu," pungkas Dicky.

Semoga Dicky yang selalu tersenyum ramah pada semua orang itu sukses selama tugas di Davao City. Aamiin ya robbal aalamiin...(*)

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda