Klepon Warnai Pameran Makanan Internasional di Spanyol

MAK NYUS: Menteri Pertanian, Perikanan dan Makanan Spanyol Louis Planas Puchades mencoba panganan ringan khas Indonesia, klepon. (Foto: KBRI Madrid)

COWASJP.COM – Produk-produk makanan dan minuman serta bumbu masak asal Indonesia kembali unjuk gigi di pameran internasional. Kali ini di ajang pameran Internasional Salon De Gourmet ke-33 di IFEMA Madrid, tanggal 8 - 11 April 2019. Salon De Gourmet merupakan salah satu pameran makanan dan minuman skala internasional yang sangat bergengsi.

Pameran ini menampilkan produk-produk premium untuk makanan olahan. Di antaranya produk hasil laut, daging, unggas, susu dan bumbu makanan lainnya. Produk minuman juga hadir di pameran ini seperti, produk fermentasi buah-buahan, wine, teh, kopi dan kakao. Pameran dibuka oleh Menteri Pertanian, Perikanan dan Makanan, Spanyol Louis Planas Puchades.

Indonesia diwakili oleh Maesindo dengan produk kertas untuk keperluan restoran dan perhotelan. Lalu ada Singabera dengan produk minuman olahan jahe dan gula kelapa serta Rahayu Samudera Jaya untuk bumbu rempah penyedap dan produk olahan kelapa. Adapun produk-produk yang ditampilkan dalam pameran ini antara lain: bumbu-bumbu instan dari Kokita, Bamboe dan Abrofood. Jufa ada kecap manis dari PT. Lombok Gandaria, kopi dari Indraco, produk biskuit dari Regal.  

Untuk memperkenalkan lebih lanjut produk dan budaya Indonesia, pada Salon De Gourmet kali ini, stan Indonesia menyuguhkan makanan kuliner khas Indonesia dengan menghadirkan para Chef Indonesia yang bekerja di hotel bintang lima dan restoran bintang Michelin di Madrid, Spanyol. Pada pembukaan pameran ini Menteri Pertanian, Perikanan dan Makanan, Spanyol yang berkunjung ke stan Indonesia, berkesempatan mencicipi jajanan pasar khas Indonesia, klepon.

Produk-produk yang disuguhkan oleh pengusaha Indonesia memberikan antusiasme  bagi pengunjung. Sekaligus juga optimisme bagi pelaku usaha Indonesia untuk terus melakukan kreasi dan inovasi dalam usaha menembus pasar Eropa terutama Spanyol.

Salon de Gourmet merupakan pameran potensial yang memberikan banyak peluang bagi Indonesia untuk memasarkan produk-produknya. Indonesia harus terus berpartisipasi pada pameran ini setiap tahunnya agar pemasaran produk industri makanan dan minuman Indonesia di pasar Eropa khususnya Spanyol terus meningkat.

Menurut siaran pers KBRI Madrid, partisipasi Indonesia dalam pameran ini bertujuan untuk menerobos pasar produk makanan dan minuman serta bumbu untuk wilayah Spanyol, Eropa lainnya, Amerika latin, Afrika dan Mediterania. Kepada pengunjung stan Indonesia diinformasikan bahwasanya industri produk makanan dan minuman serta bumbu Indonesia telah memenuhi standar internasional dan mampu disejajarkan dengan produk internasional lainnya.

Secara garis besar, pameran ini merupakan platform yang sangat efisien bagi pengusaha Indonesia dalam melakukan penetrasi pasar dan membuka jaringan kerja baru. Diharapkan produk-produk Indonesia menjadi produk unggulan yang mendapatkan rekomendasi baik sebagai bahan baku penunjang bagi industri hotel, katering, distributor makanan, retail dan lainnya di wilayah Eropa terutama Spanyol.

Tahun 2018 pengunjung Salon De Gourmet mencapai 90.000 orang, 12.000 di antaranya merupakan pembeli profesional. Pada 2019 terdapat tambahan 26 jenis produk gourmet dari negara peserta. Diharapkan jumlah pengunjung saat ini dapat mencapai lebih dari 100.000 orang.

Dubes RI untuk Kerajaan Spanyol, Hermono hadir meninjau dan bertemu langsung dengan pengusaha Indonesia yang berada di pavilion 10 K 18, IFEMA Madrid. Dalam kunjungannya, Dubes Hermono memberikan informasi dan arahan kepada pengusaha Indonesia terkait pemasaran produk agar lebih efisien, termasuk memberikan trik bagaimana cara menembus pasaran Eropa, terutama Spanyol. (wan)

Pewarta :
Editor : Erwan Widyarto
Sumber :

Komentar Anda