Umroh The Power of Silaturahim III (5)

Pilihan Orang-Orang Terpilih

COWASJP.COM – Sampai hari ini, saya masih terharu merasakan syukur teramat dalam atas kebaikan Allah yang tak dapat kami hitung. Kali ini, ada keharuan teramat menghunjam hingga hati sanubariku. Betapa tidak? Melalui tangan-tangan manusia pilihan-NYA, seperti Pak Kapolda Sulsel Irjen Pol Umar Septono dan Bapak DR Aqua Dwipayana, kami terpilih daftar jamaah umroh gratis The Power of Silaturahim (POS) III. Rasa syukur dan terima kasih patutlah pula saya sanjungkan kepada Allah yang juga mengirimkan orang pilihan-NYA, yakni Bapak Nurcholis dan Ibu Yayah Nuriyah yang memberikan bimbingan dan panduan kami dalm mempersiapkan diri untuk melaksanakan umroh yang Insyaa Allah akan berangkat pada awal April 2019. 

BACA JUGA: Rombongan Umroh POS III Mulai Disiapkan

Saya pun teringat momen pada Sabtu kedua Januari 2019. Pada 12 Januari itu, selepas sholat Ashar di Masjid Nurul Rahman Asrama Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel), saya berdoa kepada Allah. Yaa Allah, seandainya saya diberi pilihan berangkat haji dan mengikuti seleksi perwira pada tahun 2019, saya lebih pilih berhaji Yaa Allah.” 

BACA JUGA: Labbaikallahumma Labaik...Kusegera Penuhi Panggilan-MU ya Allah

Masya Allah. Tuhan sungguh Maha Mendengar doa hambanya. Sekitar satu jam setelah itu, saya berada di satu pusat pertokoan di Makassar, Sulsel, untuk membeli casing handphone. Saat itulah masuk panggilan telepon dari Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan. “Apa yang penting kamu kerjakan saat ini?” 

“Sedang urus berkas untuk ikut seleksi perwira 2019,” jawab saya. 

BACA JUGA: Calon Tamu Allah Pilihan Kapolda Yang Istimewa

“Selanjutnya apa?” 

“Anak dan keluarga. Ada perintah komandan?” jawab saya lagi. 

BACA JUGA: Yang Mengkritisi dan Yang Merevisi

Saya kemudian diminta menyampaikan Nomor Pokok (NRP) anggota saya. Saya diinformasikan bahwa NRP itu diperlukan karena Direktorat Binmas Polda Sulsel minta nama bintara pembina kemananan-ketertiban masyarakat (Bhabinkamtibmas) yang dinilai bekerja dengan baik dan bisa ceramah di masjid. Saya mulai merasakan Allah cash, kontan mengabulkan doa yang baru selepas Ashar tadi saya panjatkan.  

Sambil beristighfar memohon ampun kepada Allah, saya bergumam rasanya saya tidak pantas karena banyak teman yang lebih hebat dan lebih paham agama daripada saya. Namun, komandan dari Polres tetap saja meyakinkan saya bahwa Allah telah memilih saya.

kapolda-sulsel.jpgBripka Andi Muhammad Hartawan alias Wawan bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol. Umar Septono seusai sholat dzuhur berjamaah di Masjid Syuhada 45 Kompleks Polda Sulsel, Makassar, Selasa (22/1/2019).

Dua hari kemudian (14/1/2019), setelah apel pagi, Ibu Kasubbid Binpolmas Polda Sulsel AKBP FAIZAH menghubungi saya. “Kamu siapkan berkas untuk urus paspor karena Bapak Kapolda pilih kamu untuk diumrohkan.” 

Kembali lagi saya terharu. Sesaat tubuh terpaku dan mulut membisu. Saya seolah belum percaya. Tetapi hati ini sungguh girang bukan kepalang seraya memuji, “Alhamdulillah”. Sejurus kemudian, saya segera mengatakan, “Siap komandan!”. 

Dua hari berikutnya, yakni pada 16 Januari 2019 sekira pukul 09.00 -10.00 Wita, saya menghadiri undangan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di kelurahan binaan kami, yakni Kelurahan Malimongan Tua, Kecamatan Wajo, Kota Makassar. Ketika itulah saya membuka WhatsApp (WA). Saya melihat ada undangan bergabung ke group Jamaah Umroh POS III. Sayapun bertanya di grup WA. ''Maksudnya? Kami dimasukkan Pak?” ''Saya diusulkan oleh siapa Pak/Bu karena saya tidak tahu baik admin dan anggota grup ini,'' itulah berondongan pertanyaan saya di grup WA POS III. 

Saya juga chatpri langsung ke no kontak Pak Nurcholis. “Assalamu alaikum pak ..mhn ijin di jelaskan adanya sy di masukkan kedalam group Jamaah.”

Pak Nurcholis kemudian menjawab, “Alaikumsalam wrwb Pak Wawan. Sdh sy jelaskan di grup ya. Biar menginspirasi yg lain dan saling menguatkan.”

Saya lihat di grup WA POS III, Pak Nurcholis sudah menjelaskan. ''Betul Ustadz Andi Muhammad Hartawan. Bersyukurlah Allah telah memilih Pak Wawan (panggilan akrab Andi Muhammad Hartawan, red) sebagai calon tamu Allah bersama rombongan ini. Bapak diusulkan oleh orang-orang pilihan, yakni Kapolda Sulsel (Irjen Pol. Umar Septono) kepada Pak Aqua Dwipayana. Pak Aqua kemudian meminta saya memasukkan Pak Wawan ke grup ini. Bapak/ibu Jamaah POS III, Pak Wawan ini Ustadz yang merangkap Bhabinkamtibmas di Malimongan, Wajo, kota Makassar.''

Membaca penjelasan itu, saya tidak kuat menahan tangis haru. Saya bergegas menuju ke ruang tertutup untuk menumpahkan tangis syukur yang diliputi haru bercampur bahagia tiada terkira. “Yaa Allah.... betapa baiknya Engkau kepada hamba-MU yang lemah dan bukan siap-siapa ini. Engkau berikan anugerah luar biasa melalui manusia-manusia pilihan-MU. Hamba akan segera memenuhi panggilan-MU ke Tanah Suci, ke Baitullah Ka’bah di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah.” Tumpahlah air mata saya. 

Saya selalu berdoa kepada Allah semoga kita semua dimudahkan dalam usaha ini dan diberangkatkan umroh. Terima kasih ya Allah, terima kasih Pak Kapolda Sulsel, Pak DR Aqua, Pak Nurcholis bersama keluarga, dan Biro Penyelenggara Umroh dan Haji Nur Rima Al-Waali (NRA). (*)

Penulis: Bripka Andi Muhamad Hartawan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Malimongan Tua, Kec. Wajo, Kota Makassar

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda