Umroh the Power of Silaturahim III (3)

Calon Tamu Allah Pilihan Kapolda Yang Istimewa

COWASJP.COM – Getar handphone jadulku menggeram lebih sering dari biasanya pada Rabu, 16 Januari lalu. Frekuensinya berdekatan. Tentu ada informasi yang luar biasa. Ternyata betul. Hari itu Ustad Nurcholis M.A. Basyari, wartawan senior yang dipercaya Aqua Dwipayana sebagai kepala rombongan jamaah umroh the Power of Silaturahim (POS) III, mulai mengontak anggota jamaah melalui whatsapp (WA).

Mantan wakil pemimpin redaksi Warta Ekonomi tersebut dibantu istrinya tercinta, Yayah Nuriyah Assalavi. Mereka berdua menghubungi satu pesatu jamaah yang berjumlah 50 orang.

Butuh kesabaran ekstratinggi untuk mengkoordinasi puluhan orang dari berbagai daerah, beragam budaya, bermacam karakter, juga berbagai tingkat sosial dan pendidikan. Namun, Ustad Nurcholis dan Bu Yayah sudah cukup pengalaman.

BACA JUGA: Rombongan Umroh POS III Mulai Disiapkan

Sebelumnya, Ustad Nurcholis sudah membawa jamaah umroh POS I dan POS II. Atas keberhasilannya sebagai ''kepala suku'' dua tahun berturut-turut itu, dia dipercaya lagi oleh Aqua Dwipayana, pemrakarsa sekaligus penyandang dana jamaah umroh the POS, untuk kali ketiga.

Jamaah POS III beranggota 50 orang. Lebih banyak dari POS I (35 orang) dan POS II (39 orang). Mereka datang dari berbagai daerah. Mulai Papua sampai Sumatera. Sulawesi, Kalimantan, serta seluruh provinsi di Jawa. Hampir tiap provinsi di Nusantara ada ''wakil''-nya. 

BACA JUGA: Labbaikallahumma Labaik...Kusegera Penuhi Panggilan-MU ya Allah

 Mereka umumnya berumroh berkat hadiah dari Aqua. Hadiah lomba, doorprize, atau ditunjuk begitu saja oleh Aqua. Kadang, Aqua memberikan hadiah kepada instansi, satu atau dua orang. Pilihan orangnya diserahkan pimpinan masing-masing. 

Perjalanan ibadah tersebut —mulai POS II sampai POS III— ditangani Nur Rima Al-Waali (NRA) Tour & Travel. Seluruh biaya perjalanan —mulai dari daerah masing-masing— sampai konsumsi dan akomodasi di Arab Saudi, ditanggung Aqua. Selain itu, Aqua juga memberi uang saku kepada masing-masing anggota jamaah. Sejumlah kolega dekat Aqua dari kalangan TNI-Polri dan pengusaha juga turut berpartisipasi seolah tidak mau ketinggalan dalam perlombaan di jalan kebajikan.
 
 ''Selamat bergabung di grup para calon tamu Allah bapak/ibu. Insya Allah kita berangkat ke Tanah Suci awal April 2019. Silakan bertegur sapa dan memperkenalkan diri bersilaturahim di grup ini.'' Begitu antara lain WA Ustad Nurcholis yang diposting di grup.

WAWAN.jpgAndi Muh Hartawan yang akrab di panggil pak Wawan saat ngobrol dengan masyarakat.

Respons syukur kepada Allah, ucapan terima kasih dan doa untuk Ustad Nurcholis, Bu Yayah, serta Ustad Aqua pun berhamburan di GWA Jamaah Umroh POS III. Namun, ada juga yang bertanya-tanya. Misalnya, Wawan Abu Alif, yang nama di WA-nya menggunakan huruf Arab. 

''Maksudnya? Kami dimasukkan Pak?''

Tampaknya, beberapa pimpinan atau komandan yang dapat '''jatah'' umroh dari Aqua sengaja tak memberi tahu anak buahnya yang ditunjuk berangkat umroh.

 Salah seorang anggota menjawab pertanyaan Wawan tersebut. ''Betul Pak Wawan. Bapak masuk jamaah umroh POS III. Silakan perkenalkan diri bapak pada anggota lain. Terima kasih.''

 ''Saya diusulkan oleh siapa Pak/Bu karena saya tidak tahu baik admin dan anggota grup ini,'' balas Wawan. 

WAWAN2.jpgAndi Muh Hartawan (kanan)

''Nanti Pak Nurcholis yang menjelaskan.''

 ''Siaap,'' jawab Wawan dengan tiga emoticon dua telapak tangan berpadu. 
 
Ustad Nurcholis langsung tanggap. ''Betul Ustadz Andi Muhammad Hartawan. Bersyukurlah Allah telah memilih Pak Wawan sebagai calon tamu Allah bersama rombongan ini. Bapak diusulkan oleh orang-orang pilihan, yakni Kapolda Sulsel kepada Pak Aqua Dwipayana. Pak Aqua kemudian meminta saya memasukkan Pak Wawan ke grup ini. Bapak/ibu Jamaah POS III, Pak Wawan ini Ustadz yang merangkap Bhabinkamtibmas di Malimongan, Wajo, kota Makassar.''

NURCHOLIS.jpgUstad Nurcholis MA Basyari (kanan) saat menghadiri launching buku di Surabaya.

Penjelasan Ustad Nurcholis tersebut disambut hamdalah oleh beberapa anggota grup. Sementara Wawan hanya berucap singkat, ''Yaa Allah…'' didahului sembilan emoticon air mata berderai.

Satu detik kemudian Wawan menyambung postingannya, ''Saya ini siapa yang Allah terpilih melalui Bapak Kapolda Sulsel dapat umroh (plus tiga emoticon air mata berderai).''

''Bapak adalah salah satu orang pilihan Allah,'' respons dari Diyah Kusumawati.

''Semoga Allah menjaga dan istiqamahkan Bapak Kapolda serta orang-orang yang mau memikirkan orang-orang seperti saya ini. Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah,'' balas Wawan.

Respons kaget juga dialami Rocky Melo. ''Maaf mau tanya Pak, kenapa ada tambahan kontak WA di HP saya?” dilengkapi tiga emoticon dua telapak tangan berpadu.'

MELO.jpgRocky Melo selalu bersama dengan masyarakat.

 ''Ustadz Rocky Melo seperti Pak Wawan. Beliau Ustadz yang merangkap Bhabinkamtibmas di Bukaka, Pappolo, Bone, Sulsel. Selamat dan bergabung dalam grup calon tamu Allah yang insya Allah akan ke Baitullah di Makkah Al-Mukarromah dan Masjid Nabawi di Madinah Al-Munawaroh, awal April. Silakan Pak Rocky memperkenalkan diri dan menyapa saudara/I anggota jamaah the Power of Silaturahim (POS) III disini.'' Jelas Nurcholis.

 Rocky, sambung Ustad Nurcholis, adalah muallaf yang —insya Allah-- menginfakkan diri untuk agama, nusa, bangsa, dan negara tercinta ini. Beliau rajin ceramah di masjid-masjid dan mengajar anak-anak mengaji. Mendapat penjelasan itu Rocky Melo mengucap hamdalah lalu memperkenalkan diri.  

Oleh: Cakfu, Penulis ialah anggota jamaah POS III dan wartawan senior, tinggal di Surabaya.

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda