Merah Putih pun Ditancapkan di Ekor Pesawat

Pi-Ajar di Papua. Foto: Firman Hidayatullah

COWASJP.COM – Tak kurang dari 25 bocah Papua duduk melingkar di atas tanah. Masing-masing anak memegang bendera plastik merah-putih bergagang bambu kecil. Mereka takjub sekaligus hikmat menyimak petugas kepolisian Binmas Noken (Program Polri di Papua), yang memainkan pesawat-pesawatan yang terbuat dari bahan styrofoam.

Petugas itu kemudian menyerahkan pesawat mainan itu kepada seorang anak. Sebelum menerima dan memainkan pesawat, bocah Papua itu seketika mematahkan gagang bendara, dan menancapkan sisa gagang berbendera plastik tadi di ekor pesawat. Giliran petugas polisi itu yang terkesima. Ia pun bertanya, mengapa ia lakukan itu. Si bocah dengan tenang menjawab, “Ini pesawat Indonesia….”

BACA JUGA: Mendekati Bumi Kasuari dengan Hati

Begitulah sekilas gambaran kegiatan Polisi Pi Ajar (Polisi Pengajar), yang tergabung dalam Satgas Binmas Noken Polri, unit Posko Jayapura. Kegiatan itu dilaksanakan bersama anggota Polres Puncak Jaya, di Sekolah Al Kitab Mulia, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

Materi-materi pendidikan bermuatan wawasan kebangsaan itu, disampaikan dengan cara-cara sederhana, disajikan melalui pelatihan keterampilan membuat kapal dan pesawat dari kertas. Juga melalui story telling (mendongeng), dan bermain bersama.

Kegiatan itu sangat menyenangkan anak-anak, yang sehari-hari tidak mengenyam pendidikan sama sekali. Sarana pendidikan yang ada, hanya untuk orang dewasa dan orang tua. Karenanya, ketika Binmas Noken mengadakan kegiatan Polisi Pi Ajar, mereka sangat antusias. Wajah-wajah ceria anak-anak, berpadu dengan tatapan haru para orang tua.

Apalagi, dalam acara tadi, para orang tua juga mendapatkan perhatian yang tak kalah menyenangkan. Mereka menerima tali kasih berupa sembako dan peralatan olahraga, seperti bola voli. 

Kegiatan sejenis, ditambah pemberian bibit tanaman produktif, juga dilakukan beberapa hari kemudian di kediaman Ny Miren Kogoya di Kota Lama, Distrik Mulia, Puncak Jaya. Di tempat itu, Satgas Binmas Noken Polro bersama anggota Polres Puncak Jaya juga melaksanakan program Polisi Pi Ajar di halaman kediaman Ny Miren Kogoya yang dijadikan tempat pengungsian.

“Kegiatan itu kami lakukan beberapa kali di bulan Oktober 2018, dan terus berlangsung hingga hari ini dan ke depan. Inilah bentuk kepedulian kami,” ujar Kepala Satgas Binmas Noken Polri, Kombes Pol Eko Rudi Sudarto, seraya menambahkan, “Dari sisi Kamtibmas, kami berharap Binmas Noken yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan warga Papua, bisa memutus mata rantai dengan kelompok kriminal bersenjata atau KKB.” (*)

Penulis: Roso Daras

Pewarta :
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda