UGM Jazz 2018

Ruth Sahanaya dan Bob James Siap Bikin Kejutan

Dari kiri Michael Pallazolo, Ronald Ottis, Bob James, Tony Prasetiantono, Candra Darusman dan Ruth Sahanaya saat konperensi pers UGM Jazz, Jumat sore (2/11).

COWASJP.COM – Diva pop Indonesia Ruth Sahanaya dipercaya Universitas Gadjah Mada (UGM) mendampingi pianis jazz legendaris Bob James, untuk tampil di konser tahunan UGM Jazz, yang diselenggarakan di Grand Pacific, Yogyakarta, Sabtu (3/10) ini. Keduanya pun siap memberikan kejutan untuk publik jazz Jogja. 

Hal tersebut disampaikan keduanya saat konperensi pers di Hotel Royal Ambarrukmo, Jumat sore (2/11). Hadir dalam konperensi pers tersebut Bob James bersama Michael Pallazolo (basis) dan Ronald Ottis (drummer). Serta Ruth Sahanaya, dan Candra Darusman. Dipandu Promotor UGM Jazz Tony Prasetiantono. 

BACA JUGA: Pikat Penikmat Jazz, Hadirkan Bob James, Uthe dan Kunto Aji‚Äč

Seperti tahun-tahun sebelumya, korser kelas dunia ini akan digelar dengan harga "kelas angkringan", alias terjangkau (afodable).

ruthok1.jpg

Ruth Sahanaya berjanji akan menggeber seluruh hits-nya, di mana dia telah mulai berkarir sejak 1986. Daftar lagu yang telah disiapkannya antara lain, "Keliru, Masa Kecil, Seputih Kasih, Anadaikan Kau Datang, Memori, Tak Kuduga, Sinara dan Ingin Kumiliki.

Uthe, panggilan akrabnya, akan diiringi band yang dipimpin Edwin Saladin. Menarik pula untuk ditunggu, Uthe juga akan menyanyikan dua lagu diiringi Candra Darusman, pianis pop-jazz pendiri grup Karimata dan Chaseiro. "Lagunya apa, rahasia....nanti saja di saat konser," seloroh Uthe sembari melirik Candra Darusman.

ruthok.jpg

Ruth Salanaya adalah penyanyi solo yang paling sering dihadirkan UGM Jazz, sejak festival ini diselenggarakan untuk pertama kalinya pada 1987. "Saya selalu excited memenuhi undangan jazz kampus UGM", kata Ruth Sahanaya yang juga didampingi manajer sekaligus suaminya, Jeffrey Waworuntu.

Sedangkan pianis pemenang 2 Grammy Awards dan 11 nominasi Grammy, Bob James sudah tiba di Jakarta pada Kamis tengah malam (1/11) dari perjalanan panjang dari Michigan, Chicago, LA, Tokyo, Jakarta. Dan akhirnya Yogyakarta pada Jumat siang (2/7). "Sangat melelahkan tetapi saya antusias untuk hadir ke Yogyakarta. Ini pertama kali saya ke Yogyakarta. Kalau manggung di Jakarta, sudah sering.Terakhir saya hadir di Java Jazz beberapa tahun yang lalu," ungkap Bob James.

Ketika ditanya soal Fourplay, grup jazz top yang dibentuknya bersama Lee Ritenour, Nathan East dan Harvey Mason, Bob mengatakan grup ini masih vakum, sesudah meninggalnya gitaris Chuck Loeb tahun lalu. "Kami akan segera berembug untuk merencanakan tour dunia tahun depan. Dengan senang hati UGM dan Yogyakarta akan saya prioritaskan menjadi salah satu kota tempat kami menggelar tour tersebut. Tunggu saja pengumuman resmi kami," kata Bob yang didampingi Ronald Otis (dummer), Michael Pallazolo bassist), dan manajernya, Alberado Medina.

ruthok2.jpg

Bob James sangat popular dengan lagu ciptaannya Angela, yang dipakai sebagai theme song serial televisi Taxi. Lagu ciptaannya banyak menjadi hits. Di antaranya Feel Like Making Love (1974), Weschester Lady (1976). Angela (1978), Maputo (7986), Sai Diego Stomp (1982), Restoration (1990), New York Samba (1992). 

Bob James juga berkolaborasi dengan banyak musisi jazz top lainnya, sepeti Earl Klugh, Lee Ritenour, David Sanborn, dan Al Jarreau. 

Kombinasi musisi jazz papan atas dunia dengan para musisi dan penyanyi terbaik nasional
tersebut bisa disaksikan dengan harga tiket yang bersahabat. Yakni antara Rp 200.000 (kelas silver) hingga Rp 800.000 (diamond).

Sementara itu, Kunto Aji sengaja dihadirkan pada konser kali ini untuk mendekatkan jazz dengan mahasiswa dan penonton generasi milenial. Kunto yang menempuh jalur pop jazz, mulai dikenal dari ajang Indonesian Idol (2008). Dia amat populer melalui lagu "Terlalu Lama Sendiri" (2015). Kunto baru saja mengeluarkan album terbarunya "Mantra Mantra" (2018), dengan lagu andalan "Rehat" dan "Topik Semalam." (*)

Pewarta :
Editor : Erwan Widyarto
Sumber :

Komentar Anda