Laporan dari Makkah

Kisah di Balik Badai Arafah dan Kiswah Terbelah

COWASJP.COMMerangkum dari penuturan beberapa sahabat yang menunaikan ibadah haji. Ditulis Selasa 10 Dzulhijah 1439 H 21 Agustus 2018.

***

Badai disertai hujan dan angin melanda kawasan Arafah dan kota suci Makkah, Saudi Arabia, hari Minggu malam, 8 Dzulhijah atau 19 Agustus 2018 lalu.

Peristiwa sehari menjelang puncak ibadah haji 2018 itu terjadi selepas sholat maghrib, sekitar 18.25 waktu setempat atau 22.25 WIB. Tidak ada korban jiwa. Hanya kerusakan beberapa tenda tempat jamaah haji di kawasan Armina yang jebol atapnya dan sobek. 
Aliran listrik sempat padam sebentar, lalu kembali normal. 

Meski begitu tak mengurangi kekhusu'an jamaah yang bersiap menjalankan wukuf pada 9 Dzulhijah, Senin 20 Agustus kemarin. "Ini nikmatullah, alhamdulillah kami semua sehat wal afiya," ujar H Priyo pegawai BCA yang bergabung di KBIH Al Multazam Utama Nusantara Sidoarjo.

badai1.jpg

Sedangkan di Masjidil Harram, kiswah --kain penutup Ka'bah-- sempat terlepas jahitannya. Sehingga terbelah pada  sambungan di ujung-ujungnya. Ini lantaran kencangnya angin yang menerpa. Kendati demikian tak mempengaruhi jamaah yang melakukan ibadah tawaf. "Tak ada yang berhenti tawaf meski anginnya deras," tutur H Lamidi jamaah haji plus gabungan Al Multazam Al Ahraam asal Surabaya, tadi pagi selepas mabit dari Muzdalifah.

Di balik kisah badai Arafah dan Kiswah terbelah itu, kebanyakan orang di Makkah menganggap sebagai rahmat dari Allah. Karena, sehari --Sabtu 18/8-- sebelum badai terjadi, dilakukan sholat Istisqo sholat mohon diturunkan hujan. "Mengingat, cuaca yang panas. Suhunya 50 derajat Celcius!" ungkap H Djazuli, mukimin yang tinggal di Makkah sudah seperempat abad, ketika dihubungi Selasa tadi siang.

Menurut muthawif asal Sumenep itu, kejadian ini adalah cara Allah menjamu para jamaah haji. Inilah cara Allah untuk membersihkan debu, virus penyakit dan menyegarkan udara di Makkah dan Arafah. "Apa pun bisa Allah lakukan. Subhanallah," ujar Djazuli.

Kini cuaca di Makkah dan Armina kondusif. Semua jamaah dari berbagai penjuru dunia sudah melaksanakan wukuf di Padang Arafah kemarin dan mabit di Muzdalifah hingga jelang fajar tadi pagi. Siang ini waktu setempat --biasanya selepas sholat Dhuhur-- jamaah melakukan Jumrah (melempar batu) Aqabah, Ustha dan Ula yang lokasinya di kawasan Mina Jadid, sekitar 11 Km dari Makkah. Insyaa Allah semua jamaah haji sehat,  mabrur wa mabruk. (*)

Pewarta : Ferry Is Mirza
Editor : Slamet Oerip Prihadi
Sumber :

Komentar Anda