Mudahnya Mengurus Perpanjangan STNK dan Ganti Plat (2)

Petugas menjelaskan prosedur pengurusan pergantian STNK dan plat nomor. (Foto: CoWasJP)

COWASJP.COM – Berangkat dari rumah pukul 07.30, sampai kantor Samsat Sleman sekira lima belas menit kemudian. Begitu sampai di Kantor Samsat Polres Sleman, suasana masih sepi. Gedung yang biasa dipakai urusan perpanjangan STNK yang berada di tepi jalan Jogja-Magelang itu masih tutup.

Ada seorang Satpam berjalan. Motor pun saya arahkan ke tempat Satpam itu. Saya tanya di mana tempat perpanjangan STNK dan ganti plat nomor. Kok di gedung depan masih sepi.

"Sekarang di sana Pak!" ujar Satpam itu sembari menunjuk ke gedung baru bertingkat di bagian belakang. 

BACA JUGA: Mudahnya Mengurus Perpanjangan STNK dan Ganti Plat

"Untuk cek fisik pergantian plat nomor, jalan menurun itu, belokan kedua masuk ke kanan," tambah Satpam itu. Begitu detail dan jelas. 

stnk.jpg

Setelah mengucap terima kasih, saya pun mengarahkan motor ke jalur yang ditunjukkan Pak Satpam. Belokan kedua setelah jalan menurun. Belokan pertama ternyata untuk cek fisik mobil. 

Begitu masuk ke belokan kedua, ternyata deretan motor sudah terparkir rapi di dalam tembok bertuliskan Cek Fisik di beberapa sudutnya. Pantesan gedung depan sepi. Ternyata semua pindah di sini. Gedung Baru yang mulai beroperasi akhir tahun 2017 lalu. 

Dan saya ADA di antrean ke-50. Namun, bayangan antrean yang lama, calo yang memgganggu, penyerobot antrean, seketika buyar. Seorang petugas menyampaikan penjelasan di tengah kerumunan para pengantre. 

stnk2.jpg

Petugas itu menyampaikan prosedur pengurusan pergantian STNK dan plat nomor lima tahunan. Urutan-urutan prosedur dan layanan yang akan diterima. 

"Silakan diurus sendiri-sendiri. Jangan lewat calo. Ambil no urut dulu. Nanti petugas akan membantu menggesek nomor rangka dan nomor mesin sesuai urutan," ujar petugas kepolisian itu.

Ia lantas melanjutkan. "Jika sudah digesek nomor rangka dan nomor mesin, isi formulirnya serahkan ke loket pengesahan, lalu ke loket sebelahnya membayar Rp 160 ribu untuk motor dan Rp 300 ribu untuk mobil. Kemudian naik ke lantai satu, membayar pajaknya​ dan turun kembali ke loket pengambilan plat nomor. Langsung jadi. Jika tidak tahu silakan tanya petugas," pesan petugas itu. Ia pun kemudian meninggalkan kerumunan.

Semua transparan. Alur pengurusan dipajang di papan dekat pengambilan nomor antrean. Lalu soal beaya juga dipampang di tembok dekat loket pembayaran. Setiap orang memegang nomor antre. Prinsip "first come first serve" berlaku. Aman. (Bersambung)

Pewarta :
Editor : Erwan Widyarto
Sumber :

Komentar Anda