Pesona Ritual Tradisi Jamasan Topeng Lengger yang Memukau

Foto-foto: Istimewa

COWASJP.COM – Hari Sabtu Legi, bulan Jumadil Akhir. Setiap tahun. Datanglah ke daerah di Lereng Gunung Sumbing ini. Anda akan mendapati ratusan warga di Dusun Kledung Kulon, Desa Sutopati, Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini melakukan prosesi ritual “Jamasan Topeng Lengger”,

Tahun 2018, Sabtu Legi bulan Jumadil Akhir jatuh pada 17 Maret. Dengan berbagai pakaian kesenian tradisional dan tabuhan pengiringnya, mereka kirab, berjalan kaki sambil mengarak tandu berisi puluhan topeng. Dari dusun itu menuju mata air Si Ringin. 

Kirab dari lapangan desa yang telah dihiasi berbagai properti dan instalasi panggung terbuka untuk pertunjukan berbagai pentas kesenian tradisional, ini menjadi suguhan menarik. Mereka dilepas oleh Kepala Dusun Kledung Kulon Istomo. 

Kebetulan saat itu ada yang lagi "mantu" (pesta pernikahan). Maka pasangan pengantin pun ikut dikirab keliling desa. Mereka menuju sumber air yang berada di bawah pohon beringin ukuran besar. Pohon yang oleh warga setempat diperkirakan berumur ratusan tahun.

ritual2.jpg

Mereka yang mengikuti ritual ini antara lain para penari lengger, topeng ireng, pitutur madyo, tuyulan, gedrug, dan penari kuda lumping. Para warga yang umumnya sebagai petani sayuran dan pelaku kesenian tradisional itu tergabung dalam kelompok kesenian “Wahyu Tri Turonggo Seto” Dusun Kledung Kulon.

Muhyoto, seorang sesepuh Desa Kledung Kulon memimpin prosesi ritual ini dengan doa secara Islami. Doa-doa yang dipanjatkan dalam kegiatan tersebut juga untuk memohon keselamatan dan kelancaran warga dalam mengolah pertanian sayuran di kawasan lereng selatan gunung Sumbing itu.

Muhyoto mengatakan, agenda Jamasan Topeng Lereng menjadi bagian dari tradisi Merti Dusun (Bersih Desa) yang secara turun temurun dijalani masyarakat setempat.

ritual1.jpg

Kesenian lengger merupakan tarian ritual warisan budaya tradisonal yang bersifat mistis maupun magis sebagai pengiring upacara ritual merti desa yang merupakan ritual tahunan Desa Sutopati. 

Di beberapa daerah di Kabupaten Magelang masyarakatnya masih banyak yang memiliki kesenian lengger. Namun secara kualitas tidak seorisinil kesenian lengger Sutopati.  

Brayat Penangkaran sebagai Komunitas pecinta seni dan Budaya Borobudur terpanggil untuk ikut melestarikan tradisi ini. Dengan cara  menghubungan cerita mitos yang berkembang di masyarakat dengan cerita yang ada di relief paling bawah pada dinding candi  Borobudur. Maka "Jamasan Topeng Lengger" ini menjadi bagian dari sebuah Sendratari yang diberi‚Äč nama Sendratari Karmawibangga.

ritual3.jpg

"Tarian ini merupakan petikan dari Sendratari Kidung Karma Wibangga. Tarian ini menggambarkan para penari yang sedang menjamasi Topeng Lenggernya di Kali Pedhanyangan. Dengan harapan melalui tarian tersebut Kesenian Lengger tetap dapat digemari oleh generasi mendatang," tegas Sucoro.

Acara Jamasan Topeng Lengger itu juga merupakan bagian dari acara besar Ruwat Rawat Borobudur yang ke XV Tahun 2018. RRB telah dimulai sejak tanggal 6 Maret hingga 6 Mei mendatang. (*)

Pewarta :
Editor : Erwan Widyarto
Sumber :

Komentar Anda