Dubes Pradeep Kumar: Semua Orang India harus Wisata ke Jogja!

Foto-Foto: Humas Pemda DIY

COWASJP.COM – Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat melakukan serangkaian kunjungan ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), 7-9 Maret 2018. Mulai dari berkunjung ke Candi Borobudur, Candi Prambanan, Candi Ratu Boko hingga bertemu Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X.

Usai bertemu Sultan HB X di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Dubes Pradeep Kumar mengaku kagum dengan Yogyakarta karena banyak hal yang menarik. Utamanya kekayaan budayanya. "Tidak banyak kota di dunia yang mempunyai sekaligus memiliki dua warisan budaya dunia," ungkapnya.

Ia pun lantas mempromosikan Yogyakarta. Dia katakan orang India harus berkunjung ke Kota Gudeg ini. "Semua orang India harus datang ke Yogyakarta. Kalau ke Indonesia belum ke Yogyakarta, sama saja belum mengunjungi Indonesia," katanya​.

Saat mengunjungi Candi Borobudur dan Prambanan, Dubes India ini juga mengungkapkan kekagumannya. Dubes Pradeep mengatakan bahwa ini adalah hal yang fantastis. Adalah hal yang hebat dapat melihat bangunan spiritual ini masih kokoh berdiri.

Dalam kunjungan di Candi Prambanan, Dubes Pradeep berkeliling menyaksikan Candi Prambanan dan Candi Sewu bersama dengan GM Prambanan Aryono Hendro. Sedangkan di Candi Ratu Boko rombongan dubes diterima oleh GM Ratu Boko Martana Eka Rahmadi.

yogya.jpg

Dalam pertemuannya dengan Sultan HB X, Dubes Pradeep menyatakan ada beberapa hal mereka diskusikan bersama.  Di antaranya tentang kemungkinan kerja sama tidak hanya di bidang kebudayaan dan pariwisata, tetapi juga pendidikan, capacity building, dan ekonomi. Apalagi Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat.

Pradeep menambahkan, banyak anak muda yang memiliki potensi dan aspirasi sehingga patut untuk dikembangkan bersama. Ia pun merasa beruntung sudah bisa mendapatkan restu dari Sultan HB X untuk menjalin kerja sama dan melakukan hubungan lebih dekat lagi antara Yogyakarta dengan India dan Indonesia dengan India. 

Sementara itu, para pengelola Candi Prambanan dan Ratu Boko yang dikunjungi Dubes Pradeep mengaku sangat beruntung. Mereka yakin kedatangan Dubes Pradeep akan berperan dalam mempromosikan pariwisata Candi di Indonesia.

yogya5e098.jpg

“Bagi kami sebagai pengelola di sini sangat senang. Karena kita tahu India adalah pusat agama Hindu. Jadi kita bisa memperkenalkan bahwa Hindu pada zamannya dulu sudah sangat maju di Indonesia. Salah satu buktinya adalah candi Prambanan," kata Aryono Hendro.

Ditambahkannya, kunjungan Dubes Pradeep ini tentunya dapat membawa dampak yang signifikan. "Wisatawan dari India bisa lebih banyak berkunjung ke Jogjakarta khususnya ke Candi Prambanan," tegasnya.

Bahkan, lanjut Aryono, kalau bisa sebanyak mungkin duta besar – duta besar dari negara sahabat atau berbagai negara di dunia ini bisa mengunjungi Prambanan. 

"Kita berharap dari mereka, Prambanan ini dapat tersiarkan di negaranya masing – masing,“ kata Aryono Hendro seperti dikutip website resmi corporate.borobudurpark.com.

Hal yang sama disamapikan GM Ratu Boko Martana Eka Rahmadi. “Minimal beliau sudah memberikan kontribusi untuk promosi ratu Boko ke masyarakat India. Sehingga pengetahuan tentang peradaban agama Hindu Budhha di Indonesia yang dilestarikan dan dikembangkan menjadi obyek wisata dapat tersebar di India. Semakin lama akan terjadi peningkatan kunjungan wisatawan dari India," katanya. (*)

Pewarta :
Editor : Erwan Widyarto
Sumber : Humas Pemda DIY

Komentar Anda