Turis Tiongkok ke Bali Membeludak, Konjen Luncurkan Buku Panduan Wisata

Gubernur Bali Made Mangkupastika saat berkumpul dengan Konjen guna membantu meluruskan pemberitaan Gunung Agung untuk wisatawan Bali. (Foto IG @mademangkupastika)

COWASJP.COMPARA turis dari Tiongkok bakal makin dimanjakan saat berlibur ke Bali. Sebab, Konsulat Jenderal (Konjen) Tiongkok di Bali sudah menyiapkan buku panduan pariwisata untuk turis asal Negeri Panda selama berlibur di Pulau Dewata. Untuk tahap pertama, sebanyak 30 ribu eksemplar dibagikan ke travel agent, hotel, bandara, dan lain-lain.

Wakil Konsul Konsulat Jenderal Chen Wei mengatakan, penerbitan buku pariwisata itu tidak lepas dari membeludaknya wisatawan Tiongkok ke Bali. Chen menyebutkan, jumlah turis Tiongkok yang berlibur ke Bali pada 2014 mencapai 400 ribu. Setahun berselang, kunjungan turis Negeri Panda ke Bali meningkat menjadi 600 ribu.

Pada 2016 lalu, imbuh Chen, kunjungan turis Tiongkok ke Bali melonjak menjadi 980 ribu. Sedangkan pada 2017 lalu sebanyak 1,37 juta turis Tiongkok berlibur ke Bali.

Menurut Chen, turis Tiongkok yang ke Bali pada 2017 bisa menembus 1,5 juta. Namun, erupsi Gunung Agung membuat banyak turis Tiongkok membatalkan liburan ke Bali. "Meski begitu, angka itu juga termasuk jumlah yang besar atau meningkat 30 persen jika dibandingkan tahun lalu," kata Chen usai mengadakan pertemuan dengan unsur pemerintah, kepolisian, imigrasi, pelaku pariwisata, dan instansi terkait di Denpasar, Jumat (5/1).

Chen menambahkan, buku panduan itu berisi tentang Bali secara umum, mata uang dan nilai tukar, transportasi, kebersihan air minum, jam operasional bank, toko, serta restoran. Buku tersebut juga memuat tentang agama dan adat istiadat, kiat pencegahan kecelakaan, asuransi wisata, ketentuan imigrasi, perkembangan objek wisata, serta kontak person Konsulat.

Chen menambahkan, sebelumnya sudah ada buku serupa. Namun, pihaknya merasa harus memperbarui isi buku seiring perkembangan di Bali yang sangat pesat. “Isi bukunya juga lebih diperbanyak dan informasinya lebih lengkap. Buku panduan ini adalah versi yang ditingkatkan,” ujar Chen.

Chen berharap buku itu bisa membuat kunjungan turis Tiongkok makin banyak pada 2018. Dia juga meyakini turis Tiongkok ke Bali akan membeludak pada Imlek nanti.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Anak Agung Yuniarta Putra mengapresiasi penerbitan buku panduan pariwisata tersebut. Menurut Yuniarta, buku panduan itu akan makin memanjakan wisatawan Tiongkok selama menghabiskan waktu di Bali. 

Yuniarta mengatakan, turis Tiongkok menduduki posisi pertama kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali pada 2017. Di belakang turis Tiongkok adalah Australia, India, Jepang, dan Inggris.
"Kami harap ini bisa menjadi pedoman dalam pelayanan wisatawan dari Tiongkok," ucap Yuniarta. (*/erwan widyarto)

Pewarta :
Editor :
Sumber :

Komentar Anda