Bank Sampah Griya Sapu Lidi

Akhiri Tahun 2017 dengan Edukasi Pengelolaan Sampah Lewat Kirab

COWASJP.COMBANK Sampah Griya Sapu Lidi RW 26 Gumuk Indah Sidoarum Godean Sleman menutup tahun 2017 dengan kegiatan positif. Pengurus, kader, dan nasabah bank sampah ini melakukan kirab sekaligus edukasi kepada masyarakat di lingkungan Desa Sdioarum.

Kirab dalam rangka Merti Dusun Tinom, Sidoarum ini berlangsung Minggu (31/12) siang. Bank Sampah yang masuk 10 besar Program DIY Green and Clean 2017 ini mempersiapkan berbagai atribut untuk kirab. "Niatnya memanfaatkan momentum Kirab untuk edukasi pengelolaan sampah," tegas Direktur Bank Sampah Griya Sapu Lidi Dra Wardinah Karim, MPd.

BANK-SAMPAH1.jpg

Bank Sampah Griya Sapu Lidi pun menampilkan rombongan besar dalam kirab ini. Dimulai dari ibu-ibu Pengurus Bank Sampah yang mengenakan celemek daur ulang dan tas belanja daur ulang. Diikuti anak-anak TPA perempuan yang mengenakan gaun daur ulang karya para pengurus, dan baju robot dari karton bekas untuk anak-anak laki-lakinya. 

Kemudian ada "Gunungan Ecobrik" yang diusung dengan gerobak berbentuk kapal. Ecobrick merupakan satu bentuk pengelolaan sampah plastik yang kering dan bersih. Sampah-sampah tersebut "diikat" ke dalam botol hingga padat. 

BANK-SAMPAH2.jpg

"Nah, botol yang telah berisi sampah plastik ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Bisa disusun menjadi kursi, meja, dan lain-lain. Untuk kirab kali ini, kami susun menjadi gunungan," tambah Fasilitator Bank Sampah Griya Sapu Lidi Erwan Widyarto.

Gunungan Ecobrick ini juga dihiasi berbagai tanaman hidroponik. Hidroponik merupakan salah satu program bank sampah. Selama ini, selain penanganan sampah, gerakan bank sampah Griya Sapu Lidi juga menyentuh urban farming. Juga melakukan program penanaman tabulampot untuk setiap rumah di lingkungan RW 26.

BANK-SAMPAH3.jpg

Rombongan kirab Bank Sampah Griya Sapu Lidi juga dilengkapi dengan kelompok musik. Musik dengan barang bekas ini, dimainkan oleh sejumlah anak-anak. Mereka membawakan lagu-lagu yang dimodifikasi isinya dengan ajakan mengelola sampah dengan pemilahan.

Selama kirab, Bank Sampah Griya Sapu Lidi juga menyebarkan berbagai brosur edukasi pengelolaan sampah. Mulai dari ajakan untuk diet kantong plastik, membuat ecobrick (botolmu tempat sampahmu), hingga ajakan ayo menabung di bank sampah.

BANK-SAMPAH5.jpg

Peserta kirab juga membawa poster-poster. Antara lain poster berisi Fatwa MUI no 47 tahun 2014. Fatwa ini berisi larangan membuang sampah atau membuang barang yang masih bisa dimanfaatkan serta kewajiban setiap Muslim untuk mengelola sampahnya.

Yang mau lihat kirab heboh dari Bank Sampah Griya Sapu Lidi silakan "menunggu" di pinggir jalan mulai pukul 12.30 WIB. Start dari Balai Desa Sidoarum dan finis di Pendopo Joglo Tinom. Menunggu di Jalan Utama Perumahan Gumuk Indah juga bisa. "Jalan perumahan juga akan dilewati peserta kirab," tandas Ketua RW 26 Yudi Trihatmanto MT.. (*)

BANK-SAMPAH4.jpg

Pewarta :
Editor :
Sumber :

Komentar Anda